MUSRENBANG PENYUSUNAN RKPD KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR TAHUN 2021

Talang Ubi, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021 yang digelar secara Video Conference di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (13/4/2020).

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mengatakan bahwa meskipun dalam keadaan penyebaran virus Corona kegiatan ini tetap harus dilaksanakan dikarenakan ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan ini hanya diikuti sekitar 20 tamu undangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan sedangkan peserta yang lainnya mengikuti kegiatan melalui video conference lewat aplikasi zoom meeting. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2021 tema Musrenbang RKPD kali ini adalah Mewujudkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sentra Ekonomi Rakyat, Agamis, Sejahtera, Inovatif, Nyaman, Indah dan Aman (SERASI NIA) dengan lima prioritas daerah yaitu :

1.Percepatan Pengentasan Kemiskinan

2.Peningkatan Kapasitas dan Daya Saing Ekonomi Rakyat

3.Pemerataan Infrastruktur Wilayah yang Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan

4.Peningkatan Sumber Daya Manusia Yang Unggul dan Berdaya Saing

5.Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Bapak Syahron Nazil, dalam sambutannya sekretaris daerah mengatakan bahwa seluruh daerah di Indonesia sedang berupaya keras untuk menghentikan penyebaran virus Corona dan meminimalisir sekecil mungkin dampak ekonomi yang ditimbulkan. Untuk itu sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir telah melakukan realokasi anggaran APBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020 untuk kegiatan pencegahan penyebaran virus corona dan membantu masyarakat yang terdampak ekonomi . Sedangkan untuk penyusunan RKPD Tahun 2021, Seketaris daerah meminta untuk menghitung ulang proyeksi indikator makro yang telah ditetapkan dikarenakan perlu menyesuaikan kondisi dan akibat dari penyebaran virus corona.

kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan penyampaian pokok pikiran DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir oleh Ketua DPRD Bapak Asri AG, SH.,MH dan penyampaian arah kebijakan Provinsi Sumatera Selatan oleh Kepala Bappeda Provinsi Sumater Selatan Bapak Dr.Ir.H.Firmansyah,M.Sc. Dalam arahannya ketua DPRD berharap untuk tahun 2021 pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tetap fokus untuk pembangunan infrastruktur baik itu jalan dan jembatan, percepatan pengentasan kemiskinan, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi masyarakat dan adanya inovasi dari perangkat daerah dalam memanfaatkan potensi daerah yang ada.

Sedangkan kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan lebih memfokuskan untuk penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Penukal Abab Lematang sampai dengan satu digit sesuai dengan target Gubernur Sumatera Selatan. selain itu penurunan angka stanting, peningkatan indeks Pembangunan Manusia, dan peningkatan pendapatan masyarakat juga perlu mejadi fokus perhatian pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir . Namun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga mengapresiasi terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir yang berada diperingkat dua di Provinsi Sumatera Selatan, penurunan angka kemiskinan yang setiap tahun mengalami penurunan dan pencapaian sanitasi yang hampir 100%.

Kegitan Musrenbang ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang RKPD untuk kemudian menjadi bahan penyempurnaan rancangan dokumen RKPD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2021 dan bahan penyusunan R-APBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2021.